Selasa, 03 September 2013

MENCANDRA TUMBUHAN


Oleh : Mahfud

Guru Biologi SMP YPPI – 2  Surabaya
1.       Rasional
Selama ini kalau kita mengagumi tumbuhan karena faktor harumnya, misalnya bunga Mawar (Rosa hibrida), bunga Melati (Jasminum sambac) atau karena harganya mahal , misalnya pohon Jati (Tectona grandis), Kayu Cendana (Santalum album ) atau karena rimbunnya untuk peneduh jalan, misalnya pohon Trembesi (Samanea saman), pohon Bintaro (Cerbera manghas) atau mungkin karena keindahannya, misalnya bonsai Azalea merah (Rhododendron indicum). Jarang sekali kita mengagumi suatu tumbuhan mulai dari akar, batang, daun, bunga, buah sampai bijinya lalu bentuknya kita gambarkan dengan benda-benda lain yang sudah umum kita kenal.Seperti dalang menggambarkan kecantikan  wayang wanita dengan cara mencandra ( basa Jawa : Nyondro ), misalnya Alise nanggal sepisan (alisnya seperti bulan sabit), irunge ngudup mlati ( hidungnya seperti kuncup bunga melati), kupinge ngudup turi ( telinganya seperti kuncup bunga turi )  dan sebagainya.
2.       Mencandra
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ( 1991 : 169 ), yang dimaksud mencandra adalah suatu cara untuk menggambarkan suatu benda dengan benda lain yang sudah umum sampai sekecil -kecilnya.Dengan demikian pengertian mencandra tumbuhan adalah proses menggambarkan bagian-bagian tumbuhan sampai sedetail-detailnya dengan benda-benda yang sudah umum dikenal (Gembong Tjitrosoepomo, 1986 : 260). Sehubungan hal tersebut, pada hari Senin -Selasa , 3 – 4  September 2012 bertempat di Sasana Krida Jati Jejer Trawas – Mojokerto.Siswa-siswi SMP YPPI – 2 Surabaya kelas VII  mengadakan GHL (Gunung, Hutan dan Laut) yang salah satu kegiatannya, yaitu Mencandra Tumbuhan.Jenis tumbuhan yang dicandra ada 6, yaitu Jati (Tectona grandis), Pinus (Pinus merkusii), Mahoni (Swietenia mahagoni), Cengkeh (Eugenia aromaticum), Salak (Salacca zalacca), dan Buah Naga (Hylocereus undatus).Untuk lebih jelasnya masing-masing tanaman akan diuraikan sebagai berikut :
a.       Nama Tumbuhan        : Jati (Tectona grandis)
Bentuk Daun              : Elips
Tulang Daun               : Menyirip
Jenis Akar                  : Tunggang
Manfaat                      : Batang untuk bahan bangunan dan mebel, daun untuk bungkus

KLASIFIKASI          : 
1.       Kingdom              : Plantae (Tumbuhan)
2.       Subkingdom         : Tracheophyta (Tumbuhan Berpembuluh)
3.       Superdivisi            : Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)
4.       Divisi                     : Magnoliophyta (Tumbuhan Berbiji Tertutup)
5.       Kelas                    : Magnoliopsida (Tumbuhan Berkeping Dua)
6.       Subkelas               : Asteridae
7.       Ordo                     : Lamiales
8.       Familia                  : Lamiaceae
9.       Genus                   : Tectona
10.   Spesies                 : Tectona grandis (Jati) 

 

Gambar 1 : Pohon Jati (Tectona grandis)

b.      Nama Tumbuhan        : Mahoni (Swietenia mahagoni)
Bentuk Daun              : Lanset
Tulang Daun               : Menyirip
Jenis Akar                  : Tunggang
Manfaat                      : Buahnya sebagai bahan pembuatan obat-obatan (farmasi)

KLASIFIKASI          :
1.       Kingdom              : Plantae (Tumbuhan)
2.       Subkingdom         : Tracheophyta (Tumbuhan Berpembuluh)
3.       Superdivisi            : Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)
4.       Divisi                    : Magnoliophyta (Tumbuhan Biji Tertutup)
5.       Kelas                    : Magnoliopsida (Tumbuhan Berkeping Dua)
6.       Subkelas               : Rosidae
7.       Ordo                     : Sapindales
8.       Familia                  : Meliaceae
9.       Genus                   : Swietenia
10.   Spesies                 : Swietenia mahagoni (Mahoni) 
 
              
Gambar 2 : Pohon Mahoni (Swietenia mahagoni)

c.       Nama Tumbuhan        : Pinus (Pinus merkusii)
Bentuk Daun               : Seperti jarum
Tulang Daun                : Seperti Sisir
Jenis Akar                   : Tunggang
Manfaat                       : Batangnya sebagai bahan bangunan, getahnya untuk bahan korek api,
                                      bunganya (Strobilusnya) untuk hiasan bunga kering.

KLASIFIKASI           :
1.       Kingdom              : Plantae (Tumbuhan)
2.       Subkingdom         : Tracheophyta (Tumbuhan Berpembuluh)
3.       Superdivisi            : Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)
4.       Divisi                     : Coniferophyta (Tumbuhan Berdaun Jarum)
5.       Kelas                    : Pinopsida (Tumbuhan Pinus)
6.       Subkelas               : Pinadae
7.       Ordo                     : Pinales
8.       Familia                  : Pinaceae
9.       Genus                   : Pinus
10.   Spesies                 : Pinus merkusii (Pinus) 

            
                        Gambar 3 : Pohon Pinus (Pinus merkusii)

d.      Nama Tumbuhan        : Cengkeh (Eugenia aromaticum)
Bentuk Daun              : Lanset (lonjong)
Tulang Daun               : Menyirip
Jenis Akar                   : Tunggang
Manfaat                      : Bunganya untuk bahan campuran rokok, penyedap rasa alami, minyak
                                     cengkeh.

KLASIFIKASI           :
1.       Kingdom              : Plantae (Tumbuhan)
2.       Subkingdom         : Tracheophyta (Tumbuhan Berpembuluh)
3.       Superdivisi            : Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)
4.       Divisi                    : Magnoliophyta (Tumbuhan Biji Tertutup)
5.       Kelas                    : Magnoliopsida (Tumbuhan Berkeping Dua)
6.       Subkelas               : Rosidae
7.       Ordo                    : Myrtales
8.       Familia                  : Myrtaceae
9.       Genus                   : Eugenia
10.   Spesies                 : Eugenia aromaticum (Cengkeh)

 
                Gambar 4 : Pohon Cengkeh (Eugenia aromaticum)

e.      Nama Tumbuhan        : Salak (Salacca zalacca)
Bentuk Daun              : Seperti Pita
Tulang Daun               : Sejajar               
Jenis Akar                  : Serabut
Manfaat                      : Buah enak dikonsumsi sebagai sumber vitamin C, daun sebagai atap
                                     kandang ternak.

KLASIFIKASI           :
1.       Kingdom              : Plantae (Tumbuhan)
2.       Subkingdom         : Tracheophyta (Tumbuhan Berpembuluh)
3.       Superdivisi            : Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)
4.       Divisi                    : Magnoliophyta (Tumbuhan Biji Tertutup)
5.       Kelas                    : Liliopsida (Tumbuhan Berkeping Satu)
6.       Subkelas               : Arecidae
7.       Ordo                     : Arecales
8.       Familia                  : Arecaceae
9.       Genus                   : Salacca
10.   Spesies                 : Salacca zalacca (Salak)


                    Gambar 5 : Tanaman Salak (Salacca zalacca)

f.        Nama Tumbuhan          : Buah Naga (Hylocereus undatus)
Bentuk Daun                : Berubah menjadi Duri
Tulang Daun                 : Duri bentuk bintang
Jenis Akar                    : Tunggang
Manfaat                       : Buah dikonsumsi untuk penurun kolesterol dan penyeimbang gula
                                     darah.

KLASIFIKASI           :
1.       Kingdom              : Plantae (Tumbuhan)
2.       Subkingdom         : Tracheophyta (Tumbuhan Berpembuluh)
3.       Superdivisi            : Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)
4.       Divisi                    : Magnoliophyta (Tumbuhan Biji Tertutup)
5.       Kelas                    : Magnoliopsida (Tumbuhan Berkeping Dua)
6.       Subkelas               : Hamamelidae
7.       Ordo                     : Caryophyllales
8.       Familia                  : Cactaceae
9.       Genus                   : Hylocereus
10.   Spesies                 : Hylocereus undatus (Buah Naga).


            Gambar 6 : Tanaman Buah Naga (Hylocereus undatus)
3.       Penutup
Berdasarkan uraian di atas, mulai sekarang bila kita menemukan suatu tumbuhan maka kita tidak saja mengagumi tumbuhan tersebut karena keharuman bunganya , mahal harganya, rimbun daunnya atau karena keindahan penampakannya saja, melainkan juga mulai mencandra bagian tumbuhan mulai dari akar, batang, bentuk daun, tulang daun, manfaatnya bahkan sampai klasifikasinya. Bagaimana menurut anda ?










Selasa, 20 Agustus 2013

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN



Oleh : Mahfud

Guru Biologi (IPA) SMP YPPI – 2  Surabaya

1.      Beda Pertumbuhan Dengan Perkembangan

Pertumbuhan adalah proses penambahan jumlah dan ukuran sel makhluk hidup. Bersifat kuantitatif, artinya dapat diukur dan dinyatakan dalam bentuk angka. Contoh  Agung tingginya 170 cm dan beratnya 60 kg. Alat ukur pertumbuhan tanaman disebut Auksanometer (busur pertumbuhan). Sementara itu, perkembangan adalah proses menuju kearah kedewasaan yang seiring dengan pertumbuhan.Perkembangan ini bersifat kualitatif, artinya tidak dapat diukur dan tidak dapat dinyatakan dalam bentuk angka. Contoh bila pada hewan dan manusia sudah menghasilkan sperma atau ovum sedang pada tumbuhan bila sudah mulai berbunga.



Gambar 1 : Auksanometer

2.      Daerah Pertumbuhan
Daerah pertumbuhan (meristematis) pada tumbuhan ada 2 macam, yaitu Apikal (ujung) dan Lateral (kambium).Untuk pertumbuhan ujung dibagi 2, yaitu ujung batang dan ujung akar. Pertumbuhan apikal menyebabkan tanaman tumbuh menjadi tinggi atau akarnya bertambah panjang. Sedang pertumbuhan lateral menyebabkan tanaman diameternya bertambah besar. Sementara itu, daerah pertumbuhan apikal dibagi menjadi 3 daerah pertumbuhan, yaitu zona pertumbuhan, zona pemanjangan, dan zona  diferensiasi (pematangan).


Gambar 2 : Zona Pertumbuhan Akar

3.      Faktor  Pertumbuhan

Secara umum faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman ada 2 macam, yaitu : internal (dari dalam) dan eksternal ( dari luar).Faktor internal pertumbuhan ada 2, yaitu gen / DNA (keturunan) dan hormon (fitohormon). Sedang faktor eksternal pertumbuhan, antara lain : suhu (temperatur),  air (H2O), kelembaban, makanan (nutrisi), cahaya (sinar), Oksigen (O2), karbondioksida (CO2) dan sebagainya.Sementara itu, macam hormon tumbuhan (fitohormon), antara lain :
a.      Auksin : memacu pemanjangan akar, batang dan perkecambahan.
b.      Giberelin : membuat tanaman tumbuh “meraksasa” dan  dapat berbuah tanpa biji (partenokarpi).
c.       Sitokinin : memacu pembelahan sel pada tumbuhan.
d.      Asam traumalin : memacu penyembuhan luka pada tumbuhan.
e.      Asam Absisat : menghambat pertumbuhan tunas dan memacu dormansi (“tidur” ).
f.        Gas Etelin (karbit) : memacu pematangan buah sebelum waktunya.
g.      Kalin : memacu pertumbuhan pada bagian tumbuhan.
1.      Rhizokalin : memacu pertumbuhan akar
2.      Kaulokalin : memacu pertumbuhan batang.
3.      Filokalin : memacu pertumbuhan daun.
4.      Anthokalin : memacu pertumbuhan bunga.

4.      Pola  Pertumbuhan

Secara umum pola pertumbuhan makhluk hidup mengikuti pola Sigmoid (model S ) yang meliputi 4 fase,yaitu :
a.      Fase Logaritmik (lambat dipercepat)
b.      Fase Eksponensial (cepat dipercepat)
c.       Fase Linier / Stasioner ( Cepat dengan laju tetap)
d.      Fase Senescens ( penuaan / kematian)


Gambar 3 : Kurva Pertumbuhan Sigmoid

5.      Metamorfosis dan Metagenesis

Metamorfosis adalah proses perubahan bentuk tubuh mulai kecil hingga dewasa. Metamorfosis ini ada 2 macam, yaitu : Metamorfosis Sempurna (Holometabola) dan Metamorfosis Tak Sempurna (Hemimetabola).Tahap metamorfosis sempurna meliputi :
Telur – ulat (larva) – kepompong (pupa) – imago (dewasa), contoh : kupu-kupu. Sedang tahap metamorphosis tak sempurna  meliputi : telur – nimfa – imago (dewasa), contoh :
Belalang.



Gambar 4 : Metamorfosis Sempurna pada Kupu - Kupu




Gambar 5 : Metamorfosis Tak sempurna pada Belalang

Sementara  itu, metagenesis adalah proses pergiliran keturunan dari generasi vegetatif / aseksual (sporofit) dengan generasi generative / seksual (gametofit). Contoh pada tumbuhan metagenesis Bryophyta (tumbuhan lumut) dan pada hewan metagenesis ubur-ubur (Aurelia aurita).



Gambar 6 : Metagenesis Bryophyta (Tumbuhan Lumut)


Gambar 7 : Metagenesis Ubur-Ubur (Aurelia aurita)


SOAL – SOAL  PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN

1.      Tulislah 3 perbedaan antara pertumbuhan dengan perkembangan !
2.      Apa nama alat untuk mengukur pertumbuhan tanaman !
3.      Daerah pertumbuhan (meristematis) pada tumbuhan ada 2 macam. Sebutkan !
4.      Sementara itu, daerah pertumbuhan akar dan batang dibagi menjadi 3 zona. Sebutkan !
5.      Secara umum faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ada 2. Sebutkan !
6.      Sebutkan yang termasuk faktor internal dan faktor  eksternal pertumbuhan pada tumbuhan !
7.      Sebutkan 5 macam hormone tumbuhan (fitohormon) beserta fungsinya masing-masing !
8.      Sebutkan 4 fase pola pertumbuhan (Sigmoid) suatu makhluk hidup !
9.      Tuliskan macam metamorphosis dan sebutkan pula tahap-tahapnya beserta contohnya.
10.  Jelaskan pengertian dari metagenesis beserta contohnya baik pada tumbuhan maupun pada hewan !




@@@  GOOD  LUCK  @@@

Selasa, 07 Mei 2013

BAHAN KIMIA DALAM KEHIDUPAN



Oleh : Mahfud
Guru SMP YPPI – 2  Surabaya

1.     Bahan Kimia Dalam Rumah Tangga
Secara umum bahan kimia dalam rumah tangga  dibagi menjadi 4, yaitu :                                      a.Pembersih                                                                                                                                   Bahan pembersih meliputi : sabun, deterjen, sampo, dan pasta gigi (odol). Sabun terbuat dari natrium / kalium hidroksida dengan suatu lemak, baik lemak nabati (tumbuhan) maupun lemak hewani (hewan) ditambah pewarna, pewangi, krim, vitamin, dan pelembab.Proses pembuatan sabun ini disebut saponifikasi.Deterjen terbuat dari benzene alkil sulfonat ditambah natrium sulfat, natrium hidroksida, senyawa fosfat,CMC (Carboxy Methyl Cellulose),  parfum dan enzim.Sampo juga mengandung bahan deterjen (benzene alkil sulfonat) ditambah ekstrak buah, vitamin, telur, madu, urang aring, jeruk nipis dan seledri.Pasta Gigi (Odol) terbuat dari kalsium karbonat dicampur gliserin dan ditambah pemanis, pewarna,penyegar nafas dan penghambat pertumbuhan kuman gigi (desinfektan).  
b.Pemutih                                                                                                                                         Bahan pemutih dibedakan menjadi 3 macam, yaitu pemutih pakaian, pemutih kulit dan pemutih gigi.Bahan aktif pemutih pakaian adalah natrium hipoklorit (cair) dan kalsium hipoklorit (padat).Sedang bahan aktif pemutih kulit adalah hidrokuinon,kojic acid, dan azelaic acid.Ketiga zat tersebut menghambat terbentuknya pigmen kulit melanin.Untuk bahan aktif gigi adalah hydrogen peroksida (H2O2) dan karbamida peroksida.
c.Pewangi (Parfum)                                                                                                                         Bahan pewangi (parfum) dibedakan menjadi 2, yaitu alami dan sintetis. Bahan pewangi alami berasal dari bagian tumbuhan, misalnya akar, kulit, kayu, bunga dan sebagainya.Bahan-bahan tersebut diperoleh dengan cara didestilasi (disuling). Sementara itu, bahan pewangi sintetis (buatan) berasal dari reaksi esterifikasi, yaitu reaksi antara alkohol dengan asam karboksilat yang menghasilkan senyawa ester yang beraroma sedap. Misalnya, oktil asetat beraroma khas buah jeruk, etil butirat beraroma khas buah nanas, amil asetat beraroma khas buah pisang dan amil valerat (metal butirat) beraroma khas buah apel.
d. Pestisida
Pestisida adalah zat kimia pembasmi hama. Pestisida ini ada yang alami dan ada pula yang sintetis (buatan). Bahan aktif pestisida alami, misalnya Piretrin berasal dari bunga krisan (Chrysanthemum cinerariaefolium), sitronelal berasal dari tanaman sereh (Cymbopogon nardus).Sementara itu, bahan aktif pestisida sintetis (buatan) adalah Permethrin dan tetramethrin.Berdasarkan peruntukannya, pestisida sintetis dibagi menjadi  8 macam, yaitu : 1.Insektisida adalah zat kimia pembasmi serangga, 2.Larvasida adalah zat kimia pembasmi ulat,3. Nematisida adalah zat kimia pembasmi cacing perusak akar, 4.Rodentisida adalah zat kimia pembasmi tikus, 5.Bakterisida adalah zat kimia pembasmi bakteri, 6.Virusida adalah zat kimia pembasmi virus, 7.Fungisida adalah zat kimia pembasmi jamur dan 8.Herbisida adalah zat kimia pembasmi gulma.
2.      Zat Aditif
Zat aditif adalah bahan yang ditambahkan ke dalam makanan agar makanan lebih tahan lama, lebih menarik, lebih manis, lebih lezat.Berdasarkan fungsinya, zat aditif dibagi menjadi 4 macam, yaitu :
a.      Pengawet
Bahan pengawet berdasarkan asalnya ada 2 macam, yaitu alami dan sintetis (buatan). Contoh bahan pengawet alami misalnya, garam, gula, diasap, digoreng, dibakar, direbus, dijemur, dibakar, diberi  es (didinginkan).Sementara itu, contoh bahan pengawet sintetis (buatan), misalnya asam benzoat, asam propionat, asam sorbat, asam tartrat, asam nitrat, asam fosfat. Ada 2 bahan pengawet sintetis yang sering digunakan untuk makanan, padahal 2 pengawet ini dilarang pemerintah, yaitu formalin yang digunakan untuk bahan pengawet mayat dan boraks yang digunakan untuk bahan pemutih keramik.
b.      Pewarna
Bahan pewarna berdasarkan asalnya juga ada 2 macam, yaitu alami dan sintetis.Contoh bahan pewarna kuning alami : kunyit, wortel dan jeruk sedang contoh bahan pewarna kuning sintetis, misalnya : tartrazine, kuiolin dan ada pewarna kuning sintetis yang dilarang pemerintah, yaitu methanyl yellow sebab pewarna ini biasanya digunakan untuk tekstil (pakaian).Kalau digunakan untuk makanan akan menyebabkan penyakit kanker (karsinogen).Bahan pewarna merah alami : daun jati, batang secang, wortel, tomat, cabai.Sedang bahan pewarna merah sintetis, misalnya : eritrosin, karmiosin, allura dan ada pewarna merah sintetis yang dilarang pemerintah, yaitu rhodamin B sebab  pewarna ini juga digunakan untuk tekstil dan kalau digunakan untuk makanan juga dapat menyebabkan penyakit kanker (karsinogen).Bahan pewarna biru alami : anggur, ketela rambat gunung Kawi.Sedang bahan pewarna biru sintetis : indigotine. Bahan pewarna coklat alami : caramel dan bahan pewarna sintetis : coklat HT. Bahan pewarna hijau alami : daun suji (pandan) dan bahan pewarna hijau sintetis : fast green. Bahan pewarna oranye alami : wortel dan bahan pewarna oranye sintetis : sunset yellow.
c.       Pemanis
Bahan pemanis berdasarkan asalnya juga ada 2 macam, yaitu alami dan sintetis.Contoh pemanis alami : gula, madu, sari buah. Sedang pemanis sintetis, misalnya  sakharin, aspartam, siklamat, sorbitol, dan dulsin.
d.      Penyedap Rasa
Bahan penyedap rasa berdasarkan  asalnya juga dibagi 2 macam, yaitu : alami dan sintetis.Contoh penyedap rasa alami, misalnya cabei, cengkeh, pala, laos, merica, bawang, daun salam, daun jeruk purut, jeruk nipis, daun pandan. Sementara itu, contoh penyedap rasa sintetis : vetsin atau lazim disebut MSG (Mono Sodium Glutamat) dengan berbagai merk, misalnya sasa, ajinomoto, miwon, masako, royco dan sebagainya.
e.   Anti Oksidan
Anti Oksidan adalah zat dapat mencegah terjadinya reaksi oksidasi pada suatu makanan atau minuman.Tujuan pemberian anti oksidan ini adalah agar makanan tidak mengeras, berbau tengik, dan berubah warna.Contoh vitamin C (buah-buahan), vitamin E (biji-bijian), asam sitrat (buah jeruk), polifenol (teh) dan propil galat (teh).
f.    Pengemulsi
    Pengemulsi adalah zat yang memudahkan dalam pembuatan emulsi dan dapat menstabilkannya.Contoh pengemulsi, misalnya: lesitin, polifosfat, kuning telur, dan pegemulsi non makanan, misalnya sabun.
g.   Pengembang
      Pengembang adalah zat yang digunakan untuk mengembangkan suatu makanan.Contoh bahan pengembang, misalnya : Ragi / years / permipan (Saccharomyces cerevisae), dan natrium bikarbonat.
h.   Pengeras
      Pengeras adalah zat yang digunakan untuk mengeraskan makanan agar tidak mudah lembek (meleleh).Contoh bahan pengeras, misalnya kalsium karbonat dan aluminium sulfat.
i.    Anti Kempal
      Anti kempal adalah zat yang ditambahkan dalam makanan agar tidak mengempal.Contoh bahan anti kempal, misalnya Silika dioksida (garam meja, merica bubuk, cabei bubuk).
j.    Anti Busa
      Anti busa adalah zat yang ditambahkan ke dalam makanan agar tidak mudak berbusa. Contoh bahan anti busa, misalnya : Siloksana (jus nanas).
3.      Zat Adiktif dan Psikotropika
Zat adiktif adalah zat yang dapat mengakibatkan adiksi (ketergantungan) bagi yang mengkonsumsinya.Berdasarkan efeknya zat adiktif dibagi menjadi 3 macam, yaitu :
Stimulan, depresan, dan halusinogen. Stimulan adalah zat yang dapat menstimulir saraf sehingga mempercepat proses di dalam tubuh.Contoh : kafein, nikotin, kokain dan amfetamin (sabu-sabu).Depresan adalah zat yang menyebabkan proses di dalam tubuh melambat. Contoh : alkohol dan barbiturate (obat penenang).Halusinogen adalah zat yang dapat menyebabkan halusinasi (berkhayal). Contoh : Ganja atau Mariyuana.Sementara itu, berdasarkan macamnya zat adiktif dibagi menjadi 9 macam, yaitu :
a.      Alkohol
      Kemunduran kesadaran dan daya ingat , mengganggu koordinasi gerak, tubuh lemah
b.      Merokok (Nikotin)
      Hipertensi (tekanan darah tinggi), meningkatkan denyut jantung dan gangguan pernafasan.
c.       Morfin / Opium
      Berasal dari tanaman  Papaver somniverum,kejang-kejang,denyut jantung meningkat,  mengganggu sistem saraf.    
  
d.      Ganja / Mariyuana
      Berasal dari  tanaman  Canabis sativa, dampaknya susah tidur, halusinasi, dan pengendalian turun.
e.      Heroin
      Merupakan turunan dari morfin, dampaknya dapat euphoria (gembira berlebihan), mengantuk dan halusinasi (berkhayal)
f.        Kodein
      Merupakan turunan dari morfin, dapat dijadikan obat batuk, euphoria, mengurangi rasa nyeri, sulit bernafas
g.      Ekstasi
      Termasuk kategori stimulan, dampaknya denyut nadi tidak beraturan, hipertensi (tekanan darah tinggi),berat badan menurun
h.      Shabu-shabu
      Termasuk kategori stimulan, dampaknya denyut jantung cepat, mudah panik, hipertensi, mudah terjadi  pendarahan di otak
i.        Kokain
      Berasal dari tanaman Coca sp., dapat digunakan sebagai  anestesi (obat bius), hipertensi, hiperaktif, demam dan muntah-muntah.
  
SOAL-SOAL BAHAN KIMIA DALAM KEHIDUPAN

1.      Secara umum bahan kimia dalam rumah tangga ada 4 macam. Sebutkan dan jelaskan bahan-bahan yang      digunakan untuk membuat bahan kimia tersebut !
2.      Berdasarkan macamnya, bahan pemutih ada 3 macam. Sebutkan dan jelaskan bahan-bahan apa yang digunakan untuk membuat bahan pemutih tersebut !
3.      Berdasarkan asal-usulnya, bahan pewangi (parfum) ada 2 macam, yaitu alami dan sintetis.Tuliskan bahan-bahan untuk membuat pewangi (parfum) baik secara alami maupun secara sintetis !
4.      Berilah 3 contoh pewangi (parfum) sintetis beserta aroma khas masing-masing !
5.      Pestisida adalah zat kimia pembasmi hama.Pestisida ini ada 2 macam, yaitu alami dan sintetis. Tuliskan bahan-bahan untuk membuat pestisida baik secara alami maupun sintetis !
6.      Sebutkan 8 macam pestisida sintetis dan sebutkan pula penggunaannya untuk membasmi apa ?
7.      Apa yang dimaksud dengan zat Aditif dan apa tujuan makanan diberi zat aditif ?
8.      Berdasarkan fungsinya zat aditif ada 4 macam, sebutkan dan berilah satu contohnya baik yang alami maupun yang sintetis !
9.      Zat adiktif dan psikotropika berdasarkan efeknya ada 3 macam, sebutkan dan berilah satu contohnya masing-masing !
10.  Sementara itu, berdasarkan macamnya zat adiktif dibagi menjadi 9 macam, sebutkan dan jelaskan dampaknya bagi yang mengkonsumsinya !

@@@ GOOD  LUCK @@@