Minggu, 07 April 2013

HAMA, GULMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN



Oleh : Mahfud
Guru Biologi SMP YPPI – 2  Surabaya
1.      Hama
Hama adalah hewan yang mengganggu tanaman budidaya.Berdasarkan klasifikasinya hewan yang termasuk hama ini mulai dari serangga (insekta), seperti  wereng coklat (Nephotrttrix viscens) menyerang tanaman padi (Oryza sativa), ulat daun (Erionota thyrax) menyerang daun pisang (Musa paradisiaca), ulat penggerek (Cicrocosis punctiferalis) menyerang biji padi / beras(Oryza sativa), ulat penggerek batang (Pyrausta nubilalis) menyerang batang jagung (Zea mays), kumbang badak (Oryctes rhinoceros) menyerang daun muda / janur kelapa (Cocos nucifera), lalat buah (Drosophila melanogaster) menyerang buah yang sudah ranum, seperti papaya (Carica papaya), nangka (Artocarpus integra) dan lain-lain, kepik hijau (Nesara viridula) menyerang tanaman palawija, seperti : padi (Oryza sativa), jagung (Zea mays), gandum (Triticum sativum), kacang tanah (Arachis hypogaea).Sementara itu dari kelas Aves (burung) yang termasuk hama, antara lain, burung pipit (Taeniopygia guttata), burung gereja (Passer montanus), burung prenjak (Prinia familiaris) menyerang tanaman padi (Oryza sativa).Sedang hama dari kelas mamalia, antara lain, tupai (Callosciurus notatus) menyerang buah kelapa (Cocos nucifera), Kelelawar / codot / kalong (Cynopterus  sphinx) menyerang tanaman buah, seperti mangga (Mangifera indica), jambu biji (Psidium guajava), musang / Luwak (Paradoxurus hermaphroditus) menyerang buah kopi (Coffea Arabica).
2.      Gulma
Gulma adalah tumbuhan pengganggu tanaman budidaya.Berdasarkan tempat hidupnya,dibagi menjadi 2 yaitu gulma darat dan gulma air.Contoh gulma darat misalnya, rumput teki (Cyperus rotundus), rumput alang-alang (Imperata cylindrica), Semanggi (Marsilea crenata), krokot (Portulaca oleracea), bayam duri (Amaranthus spinousus), benalu (Laronthus sp.) biasa menyerang tanaman mangga (Mangifera indica), jambu air (Eugenia aquea), teh (Camellia sinensis).Sedang tali putri (Cassytha filiformis) biasa menyerang tanaman beluntas (Pluchea indica).Sementara itu, contoh guma air, misalnya enceng gondok (Eichornia crassipes), paku air (Salvinia natans), wewehan (Monochoria vaginalis).
3.      Penyakit Tumbuhan
Penyakit Tumbuhan adalah organisme selain hewan yang mengganggu tanaman budidaya atau kekurangan mineral tertentu.Penyebab Penyebab penyakit tumbuhan ini ada yang berasal dari virus, bakteri, jamur atau karena kekurangan mineral tertentu.Contoh penyakit tumbuhan yang berasal dari virus, misalnya TMV (Tobacco Mozaic Virus) menyerang tanaman tembakau (Nicotiana tabacum), CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration) menyerang batang tanaman jeruk (Citrus sp.), tungro menyerang tanaman padi (Oryza sativa). Sementara itu, penyakit tumbuhan yang disebabkan oleh bakteri,antara lain bakteri Pseudomonas solanacearum menyerang tanaman familia Solanaceae (Terung-terungan), misalnya terung (Solanum melongena), tomat (Solanum lycopersicum), kentang (Solanum tuberosum),bakteri Agrobaacterium tumifaciens) menyerang akar tanaman budidaya.Sedang penyakit tumbuhan yang disebabkan oleh jamur (fungi), antara lain,jamur api (Puccinia gramainis) menyerang tanaman padi (Oryza sativa), jamur Armelaria sp. menyerang akar tanaman jeruk (Citrus sp.), jamur Sclerospora maydis menyebabkan bule pada jagung (Zea mays).Selain penyebab di atas, penyakit tumbuhan juga disebabkan karena kekurangan mineral (unsur) tertentu, misalnya penyakit klorosis karena kekurangan unsur Mg (Magnesium), daun menguning dan bernoda-noda akibat kekurangan unsur K (Kalium).
4.      Cara Pemberantasan
Cara pemberantasan hama, gulma dan penyakit tumbuhan secara umum ada 3 macam, secara fisikawi (mekanik), kimiawi, dan biologis.Pemberantasan secara fisikawi mekanik) adalah pemberantasan dengan menggunakan alat, suara (bunyi-bunyian),sinar (cahaya), misalnya orang-orangan di sawah, diteriaki, kaleng bekas ditarik dan sebagainya.Pemberantasan secara kimiawi adalah pemberantasan dengan menggunakan zat kimia, misalnya insektisida (serangga), bakteriosida (bakteri), nematisida (cacing), rodentisida (tikus) dan sebagainya. Sementara itu, pemberantasan secara biologis adalah pemberantasan dengan menggunakan predator (pemangsa) dari hama tersebut, misalnya hama kutu loncat(Diaphorina citri ) dibasmi dengan semut rangrang(Oecophylla smaradigna ).

SOAL – SOAL HAMA, GULMA  DAN  PENYAKIT  TUMBUHAN

1.            Jelaskan apa yang dimaksud dengan istilah hama !
2.            Sebutkan 3 contoh hama beserta tanaman yang diserang yang termasuk  dalam kelas Insekta (serangga) !
3.            Sebutkan 3 contoh hama beserta tanaman yang diserang yang termasuk dalam kelas Aves (burung) !
4.            Sebutkan pula 3 contoh hama beserta tanaman yang diserang yang termasuk dalam kelas Mamalia !
5.            Jelaskan apa yang dimaksud dengan istilah gulma ?
6.            Berdasarkan tempatnya, gulma dibagi 2, yaitu gulma darat dan gulma air.Sebutkan 3 contoh gulma yang termasuk  gulma darat !
7.            Sebutkan pula 3 contoh gulma air dan coba pikirkan dampak negatifnya bagi lingkungan !
8.            Sebutkan 3 contoh tanaman yang sering menjadi inang bagi benalu (Laronthus sp.) !
9.            Sementara itu, tanaman apa yang biasa menjadi inang tali putri (Cassytha filiformis) ?
10.        Jelaskan apa yang dimaksud dengan penyakit tumbuhan !
11.        Tuliskan 3 contoh penyakit tumbuhan yang disebabkan oleh virus dan tanaman apa yang diserangnya ?
12.        Tuliskan 3 contoh penyakit tumbuhan yang disebabkan oleh bakteri dan tanaman apa yang diserangnya ?
13.        Tuliskan 3 contoh penyakit tumbuhan yang disebabkan oleh jamur (fungi) dan tanaman apa yang diserangnya ?
14.        Selain itu, penyakit tumbuhan juga disebabkan karena kekurang unsur tertentu.Sebutkan 2 contoh penyakit tumbuhan yang disebabkan kekurangan unsur tertentu !
15.        Tuliskan 3 macam cara untuk menanggulangi adanya hama, gulma dan penyakit tumbuhan !


@@@ GOOD LUCK @@@

Selasa, 05 Februari 2013

GERAK TUMBUHAN



Oleh : Mahfud
Guru SMP YPPI – 2  Surabaya

Berdasarkan penyebabnya gerak tumbuhan secara umum ada 3, yaitu :
1.      Gerak Endonom (Autonom) : Gerak yang berasal dari dalam tumbuhan sendiri atau gerak yang belum diketahui penyebabnya, contohnya gerak siklosis, yaitu gerak kloroplas mengelilingi isi sel daun Hydrilla verticillata, gerak sirkumnutasi, yaitu gerak spiral tumbuhan beringin (Ficus benyamina) membelit tumbuhan lain didekatnya.
2.      Gerak Higroskopis : Gerak yang terjadi akibat adanya perubahan kadar air, contonya :
a.      Gerak membuka menutupnya sporangium (kotak spora) tumbuhan paku oleh annulus.
b.      Gerak membuka menutupnya sporangium (kotak spora) tumbuhan lumut oleh gigi peristom.
c.       Pecahnya kulit buah jarak pagar (Jatropha curcas L.) karena berkurangnya kadar airnya.
3.      Esionom : Gerak tumbuhan yang dipengaruhi stimulus (rangsang) dari luar. Secara umum gerak esionom ada 3 macam, yaitu :
a.      Tropi / Tropisme : Gerak yang dipengaruhi arah datangnya rangsang. Berdasarkan penyebabnya dibagi menjadi :
1.      Fototropisme / Heliotropisme : gerak ujung tumbuhan menuju kea rah cahaya.
2.      Geotropisme : gerak ujung akar tumbuhan menuju ke bumi karena gaya gravitasi bumi.
3.      Hidrotropisme : gerak ujung akar tumbuhan menuju ke air.
4.      Khemotropisme : gerak ujung akar tumbuhan menuju tanah yang banyak mengndung pupuk.
5.      Tigmotropisme / Haptotropisme : gerak ujung batang atau sulur membelok akibat persinggungan (tigmo) atau sentuhan (hapto).
b.      Nasti : gerak yang tidak dipengaruhi arah datangnya rangsang.Berdasarkan penyebabnya dibagi menjadi :
1.      Seismonasti : gerak menutupnya daun putri malu (Mimosa pudica) karena getaran.
2.      Niktinasti : gerak menutupnya daun tanaman asam (Tamarindus indica) karena datangnya malam (gelap).
3.      Fotonasti : gerak mekarnya bunga pukul 4 (Mirabilis jalapa) setiap pukul 4 sore (16.00).
4.      Thermonasti : gerak membuka menutupnya bunga tulip (Spathodea campanulata)jika suhu dingin dan menutup jika suhu panas.
5.      Nasti Kompleks : gerak membuka dan menutupnya stomata daun karena rangsang cahaya, suhu, zat kimia, air dan sebagainya.
c.       Taksis : gerak pindah tempat tumbuhan rendah menuju rangsang. Berdasarkan penyebabnya dibagi menjadi :
1.      Fototaksis : gerak Euglena viridis (Alga hijau) berpindah menuju ke arah sinar.
2.      Khemotaksis : gerak spermatozoid berpindah menuju ke ovum pada tumbuhan lumut (Bryophyta) dan tumbuhan paku (Pterydophyta).
3.      Galvanotaksis : gerak Volvox globator (Alga hijau berkoloni) berpindah menuju ke arah  tempat yang bermuatan listrik.



SOAL – SOAL  GERAK  TUMBUHAN

1.      Secara umum gerak tumbuhan ada 3 macam, sebutkan dan jelaskan artinya !
2.      Apa arti gerak endonom / autonom dan berilah contoh geraknya !
3.      Jelaskan arti gerak higroskopis dan berilah 3 contohnya !
4.      Jelaskan arti gerak tropi, nasti dan taksis !
5.      Berilah 3 contoh gerak tropisme beserta contohnya masing – masing !
6.      Mengapa ujung batang disebut gerak geotropism negatif ? Jelaskan !
7.      Mengapa ujung akar disebut gerak geotropism positif ? jelaskan !
8.      Berilah 3 contoh gerak nasti beserta contohnya masing – masing !
9.      Mengapa gerak membuka menutupnya stomata disebut nasty kompleks ? Jelaskan !
10.  Berilah 3 contoh gerak taksis beserta contohnya masing – masing !


@@@ GOOD  LUCK @@@

Selasa, 09 Oktober 2012

MENCANDRA TUMBUHAN


Oleh : Mahfud

Guru Biologi SMP YPPI – 2  Surabaya
1.       Rasional
Selama ini kalau kita mengagumi tumbuhan karena faktor harumnya, misalnya bunga Mawar (Rosa hibrida), bunga Melati (Jasminum sambac) atau karena harganya mahal , misalnya pohon Jati (Tectona grandis), Kayu Cendana (Santalum album ) atau karena rimbunnya untuk peneduh jalan, misalnya pohon Trembesi (Samanea saman), pohon Bintaro (Cerbera manghas) atau mungkin karena keindahannya, misalnya bonsai Azalea merah (Rhododendron indicum). Jarang sekali kita mengagumi suatu tumbuhan mulai dari akar, batang, daun, bunga, buah sampai bijinya lalu bentuknya kita gambarkan dengan benda-benda lain yang sudah umum kita kenal.Seperti dalang menggambarkan kecantikan  wayang wanita dengan cara mencandra ( basa Jawa : Nyondro ), misalnya Alise nanggal sepisan (alisnya seperti bulan sabit), irunge ngudup mlati ( hidungnya seperti kuncup bunga melati), kupinge ngudup turi ( telinganya seperti kuncup bunga turi )  dan sebagainya.
2.       Mencandra
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ( 1991 : 169 ), yang dimaksud mencandra adalah suatu cara untuk menggambarkan suatu benda dengan benda lain yang sudah umum sampai sekecil -kecilnya.Dengan demikian pengertian mencandra tumbuhan adalah proses menggambarkan bagian-bagian tumbuhan sampai sedetail-detailnya dengan benda-benda yang sudah umum dikenal (Gembong Tjitrosoepomo, 1986 : 260). Sehubungan hal tersebut, pada hari Senin -Selasa , 3 – 4  September 2012 bertempat di Sasana Krida Jati Jejer Trawas – Mojokerto.Siswa-siswi SMP YPPI – 2 Surabaya kelas VII  mengadakan GHL (Gunung, Hutan dan Laut) yang salah satu kegiatannya, yaitu Mencandra Tumbuhan.Jenis tumbuhan yang dicandra ada 6, yaitu Jati (Tectona grandis), Pinus (Pinus merkusii), Mahoni (Swietenia mahagoni), Cengkeh (Eugenia aromaticum), Salak (Salacca zalacca), dan Buah Naga (Hylocereus undatus).Untuk lebih jelasnya masing-masing tanaman akan diuraikan sebagai berikut :
a.       Nama Tumbuhan        : Jati (Tectona grandis)
Bentuk Daun              : Elips
Tulang Daun               : Menyirip
Jenis Akar                  : Tunggang
Manfaat                      : Batang untuk bahan bangunan dan mebel, daun untuk bungkus

KLASIFIKASI          : 
1.       Kingdom              : Plantae (Tumbuhan)
2.       Subkingdom         : Tracheophyta (Tumbuhan Berpembuluh)
3.       Superdivisi            : Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)
4.       Divisi                     : Magnoliophyta (Tumbuhan Berbiji Tertutup)
5.       Kelas                    : Magnoliopsida (Tumbuhan Berkeping Dua)
6.       Subkelas               : Asteridae
7.       Ordo                     : Lamiales
8.       Familia                  : Lamiaceae
9.       Genus                   : Tectona
10.   Spesies                 : Tectona grandis (Jati) 

 

Gambar 1 : Pohon Jati (Tectona grandis)

b.      Nama Tumbuhan        : Mahoni (Swietenia mahagoni)
Bentuk Daun              : Lanset
Tulang Daun               : Menyirip
Jenis Akar                  : Tunggang
Manfaat                      : Buahnya sebagai bahan pembuatan obat-obatan (farmasi)

KLASIFIKASI          :
1.       Kingdom              : Plantae (Tumbuhan)
2.       Subkingdom         : Tracheophyta (Tumbuhan Berpembuluh)
3.       Superdivisi            : Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)
4.       Divisi                    : Magnoliophyta (Tumbuhan Biji Tertutup)
5.       Kelas                    : Magnoliopsida (Tumbuhan Berkeping Dua)
6.       Subkelas               : Rosidae
7.       Ordo                     : Sapindales
8.       Familia                  : Meliaceae
9.       Genus                   : Swietenia
10.   Spesies                 : Swietenia mahagoni (Mahoni) 
 
              
Gambar 2 : Pohon Mahoni (Swietenia mahagoni)

c.       Nama Tumbuhan        : Pinus (Pinus merkusii)
Bentuk Daun               : Seperti jarum
Tulang Daun                : Seperti Sisir
Jenis Akar                   : Tunggang
Manfaat                       : Batangnya sebagai bahan bangunan, getahnya untuk bahan korek api,
                                      bunganya (Strobilusnya) untuk hiasan bunga kering.

KLASIFIKASI           :
1.       Kingdom              : Plantae (Tumbuhan)
2.       Subkingdom         : Tracheophyta (Tumbuhan Berpembuluh)
3.       Superdivisi            : Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)
4.       Divisi                     : Coniferophyta (Tumbuhan Berdaun Jarum)
5.       Kelas                    : Pinopsida (Tumbuhan Pinus)
6.       Subkelas               : Pinadae
7.       Ordo                     : Pinales
8.       Familia                  : Pinaceae
9.       Genus                   : Pinus
10.   Spesies                 : Pinus merkusii (Pinus) 

            
                        Gambar 3 : Pohon Pinus (Pinus merkusii)

d.      Nama Tumbuhan        : Cengkeh (Eugenia aromaticum)
Bentuk Daun              : Lanset (lonjong)
Tulang Daun               : Menyirip
Jenis Akar                   : Tunggang
Manfaat                      : Bunganya untuk bahan campuran rokok, penyedap rasa alami, minyak
                                     cengkeh.

KLASIFIKASI           :
1.       Kingdom              : Plantae (Tumbuhan)
2.       Subkingdom         : Tracheophyta (Tumbuhan Berpembuluh)
3.       Superdivisi            : Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)
4.       Divisi                    : Magnoliophyta (Tumbuhan Biji Tertutup)
5.       Kelas                    : Magnoliopsida (Tumbuhan Berkeping Dua)
6.       Subkelas               : Rosidae
7.       Ordo                    : Myrtales
8.       Familia                  : Myrtaceae
9.       Genus                   : Eugenia
10.   Spesies                 : Eugenia aromaticum (Cengkeh)

 
                Gambar 4 : Pohon Cengkeh (Eugenia aromaticum)

e.      Nama Tumbuhan        : Salak (Salacca zalacca)
Bentuk Daun              : Seperti Pita
Tulang Daun               : Sejajar               
Jenis Akar                  : Serabut
Manfaat                      : Buah enak dikonsumsi sebagai sumber vitamin C, daun sebagai atap
                                     kandang ternak.

KLASIFIKASI           :
1.       Kingdom              : Plantae (Tumbuhan)
2.       Subkingdom         : Tracheophyta (Tumbuhan Berpembuluh)
3.       Superdivisi            : Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)
4.       Divisi                    : Magnoliophyta (Tumbuhan Biji Tertutup)
5.       Kelas                    : Liliopsida (Tumbuhan Berkeping Satu)
6.       Subkelas               : Arecidae
7.       Ordo                     : Arecales
8.       Familia                  : Arecaceae
9.       Genus                   : Salacca
10.   Spesies                 : Salacca zalacca (Salak)


                    Gambar 5 : Tanaman Salak (Salacca zalacca)

f.        Nama Tumbuhan          : Buah Naga (Hylocereus undatus)
Bentuk Daun                : Berubah menjadi Duri
Tulang Daun                 : Duri bentuk bintang
Jenis Akar                    : Tunggang
Manfaat                       : Buah dikonsumsi untuk penurun kolesterol dan penyeimbang gula
                                     darah.

KLASIFIKASI           :
1.       Kingdom              : Plantae (Tumbuhan)
2.       Subkingdom         : Tracheophyta (Tumbuhan Berpembuluh)
3.       Superdivisi            : Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)
4.       Divisi                    : Magnoliophyta (Tumbuhan Biji Tertutup)
5.       Kelas                    : Magnoliopsida (Tumbuhan Berkeping Dua)
6.       Subkelas               : Hamamelidae
7.       Ordo                     : Caryophyllales
8.       Familia                  : Cactaceae
9.       Genus                   : Hylocereus
10.   Spesies                 : Hylocereus undatus (Buah Naga).


            Gambar 6 : Tanaman Buah Naga (Hylocereus undatus)
3.       Penutup
Berdasarkan uraian di atas, mulai sekarang bila kita menemukan suatu tumbuhan maka kita tidak saja mengagumi tumbuhan tersebut karena keharuman bunganya , mahal harganya, rimbun daunnya atau karena keindahan penampakannya saja, melainkan juga mulai mencandra bagian tumbuhan mulai dari akar, batang, bentuk daun, tulang daun, manfaatnya bahkan sampai klasifikasinya. Bagaimana menurut anda ?










Minggu, 26 Agustus 2012

BIOPORI, LUBANG KECIL MULTI FUNGSI




Oleh : Mahfud
Guru Biologi SMP YPPI – 2  Surabaya

1.Rasional
Hujan lagi, Banjir lagi , Macet lagi, begitulah judul head line Metropolis Jawa pos, 7 Februari 2012. Memang sehari sebelumnya, hari Senin sore wilayah Surabaya diguyur hujan deras selama kurang lebih satu jam yang menyebabkan sebagian wilayah Surabaya terendam banjir. Jalur Surabaya – Sidoarjo  saat itu nyaris lumpuh , kalau hari biasa jarak Surabaya – Sidoarjo  dapat ditempuh 40 – 45 menit dengan kendaraan bermotor , namun pada  sore itu bisa 2 jam lebih. Daerah yang terendam banjir antara lain, Ketintang Madya 80 cm, Gayung Kebonsari 50 cm, RSI Wonokromo 40 cm, A. Yani 15 cm, Jambangan dan kecamatan Gayungan 10 cm ( Jawa Pos, 7 Februari 2012). Pertanyaan yang muncul kemudian adalah bagaimana cara  mengatasi banjir kota Surabaya yang begitu kronis tersebut ? Berbagai cara dan kiat telah dilakukan termasuk  pengerukan beberapa saluran di wilayah kota Surabaya, sebagaimana yang telah disampaikan oleh Ibu Erna Purnawati, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) kota Surabaya. Salah satu alternatif mengurangi bencana banjir adalah dengan memperbanyak membuat biopori. Mengapa ? Sebab biopori ini walaupun tidak serta merta mengatasi banjir, namun minimal dapat mengurangi genangan air setelah hujan.
2. Biopori
Biopori atau biasa disebut LRB ( Lubang Resapan Biopori ) adalah lubang yang dibuat secara tegak lurus (vertikel) ke dalam tanah dengan diameter antara 10 - 30 cm dan kedalaman 100 cm. Biopori ini ditemukan oleh seorang peneliti dari Institut Pertanian Bogor (IPB), yaitu Dr. Khamir R. Brata, M.Sc.Manfaat dari biopori ini cukup banyak, antara lain, mempercepat meresapkan air ke dalam tanah sehingga dapat mengurangi genangan air sehabis hujan, menjaga ketersediaan air dalam tanah, dapat memproses sampah organik menjadi pupuk kompos, memperkaya fauna dalam tanah misalnya, cacing tanah (Lumbricus terrestris), semut merah (Formica ruva), kelabang / lipan (Scuitigera forceps ), keluwing / kaki seribu (Lulus sp.) dan lain-lain, membuat saluran-saluran kecil dalam tanah sehingga tanah menjadi gembur dan masih banyak yang lain. Cara membuat lubang resapan ini cukup mudah.Pertama-tama, kita cari lokasi yang tepat, yaitu tempat-tempat yang biasa tergenang bila habis hujan, seperti halaman rumah, area parkir terbuka, taman dan sebagainya. Alat yang digunakan, antara lain bor tanah atau kalau tidak ada bisa diganti linggis dan cetok untuk mengambil tanahnya.Bila lubang sudah selesai dibuat, isi dengan sampah organik, seperti daun, rumput, ranting,sisa makanan dan sebagainya.Sampah organik ini dapat dipanen menjadi pupuk kompos setelah 2 bulan dan setelah itu dapat diisi kembali. Untuk menghindari agar orang tidak terperosok ke dalam biopori ini pada bagian atas dapat ditutup dengan paralon dan kasa atau penutup saluran kamar mandi.Sebagai ilustrasi, 1 biopori ini dapat menyerap air sebanyak 321.800 cm3 atau setara dengan volume air 1 ember (Satuman, 2012 : 14).Bisa kita bayangkan kalau kita mempunyai 10 biopori saja, maka air yang dapat diserap oleh tanah sebesar 3.218.000 cm3  atau setara dengan 3.218 liter.

3. Penutup
Dengan mengetahui manfaat dan keuntungan biopori yang begitu banyak, maka sudah selayaknyalah kita memperbanyak membuat biopori ini.Jika kota Bogor saja yang luasnya118,5 km2 mempunyai biopori sebanyak 5.250 buah, maka kota Surabaya yang luasnya 3 kali lebih luas kota Bogor, yaitu 374,36 km2 sudah sepantasnyalah kita mempunyai biopori lebih banyak lagi.Oleh karena itu,mari kita budayakan membuat biopori ini dimulai dari rumah dan lingkungan kita masing-masing agar penyakit kronis kota Surabaya berupa bencana banjir dapat berkurang.Bagaimana menurut anda ?