Salah satu alternatif untuk menjawab pertanyaan di atas adalah dengan cara membuat “Robot Perokok”. Mengapa ? Sebab robot ini mempunyai beberapa keunggulan antara lain : siswa akan mengetahui secara langsung akibat orang merokok dan mendiskusikannya dengan teman-temannya, mengetahui kandungan zat kimia dalam sebatang rokok, memanfaatkan barang bekas yang tidak berguna untuk kegiatan yang lebih bermanfaat dan masih banyak lagi. Alat dan bahan untuk membuat robot ini antara lain, botol air mineral 1,5 liter, selang dengan diameter ukuran rokok 5 cm, plastisin (malam mainan), obeng plus, lilin, korek api, tas kresek, 2 kayu penyangga,rokok,air,bak plastik(ember),kapas,dangunting/kater.Cara membuatnya, pertama-tama tutup botol dilubangi dengan obeng plus yang dipanaskan pada lilin yang menyala, setelah itu diisi selang lalu sela-sela antara selang dan tutup botol diisi plastisin agar tidak ada kebocoran udara, selang bagian atas diisi rokok dan selang bagian bawah diisi kapas sebagai pengganti paru-paru. Selanjutnya bagian bawah botol juga dilubangi lalu ditutup dengan tas kresek dan diisi air sampai tigaperempat volume botol. Setelah semuanya siap botol yang telah berisi air diletakkan di atas bak plastik (ember) yang diberi 2 kayu penyangga lalu ditutup dengan penutupnya yang sudah ada rokok dan kapas. Setelah itu, rokok dinyalakan dan tas kresek penutup bagian bawah botol ditarik maka robot mulai “merokok”(Foto di atas).
Setelah kurang lebih 5 menit rokok akan habis dan air dalam botolpun juga ikut habis, kemudian tutup botol dibuka dan kapas dalam selang pelan-pelan dikeluarkan maka akan tampak kapas yang semula putih bersih menjadi kuning kecoklat-coklatan . Kandungan nikotin dalam sebatang rokok berkisar antara 0,6 – 2,4 mg. Disamping itu, asap rokok juga mengandung : arsenik, aseton, butan, karbonmonoksida dan sianida ( www.artikelasik.com, 8 Mei 2010).Dengan mengetahui kandungan zat kimia yang terdapat dalam sebatang rokok, maka akan tertanam dalam benak siswa bahwa kalau satu batang rokok saja kandungan zat kimia seperti itu apa lagi bila satu pak (bungkus) atau lebih, tentu tubuh kita akan menjadi sarang berbagai macam penyakit. Oleh sebab itu, bersamaan dengan Hari Anti Rokok Sedunia tanggal 31 Mei 2010 mari kita berhenti dari merokok, kita jauhkan rokok dari keluarga kita. Bagaimana menurut anda ?


